Trump Gebrak Meja Lagi: Indonesia Gigit Jari Kena Tarif Impor 32% Perang Dagang Jilid Baru? Trump Sasar Indonesia dengan Kenaikan Tarif Selangit Indonesia Jadi Target Baru Trump: Tarif Impor Naik, Ekonomi Terancam? Trump 'Pilih Kasih'? Indonesia Jadi Korban Kenaikan Tarif Impor AS
Kabarberita.biz.id Mudah mudahan kalian sehat dan berbahagia selalu. Dalam Waktu Ini mari kita kupas tuntas sejarah Politik Internasional, Ekonomi, Perdagangan Internasional. Pandangan Seputar Politik Internasional, Ekonomi, Perdagangan Internasional Trump Gebrak Meja Lagi Indonesia Gigit Jari Kena Tarif Impor 32 Perang Dagang Jilid Baru Trump Sasar Indonesia dengan Kenaikan Tarif Selangit Indonesia Jadi Target Baru Trump Tarif Impor Naik Ekonomi Terancam Trump Pilih Kasih Indonesia Jadi Korban Kenaikan Tarif Impor AS simak terus penjelasannya hingga tuntas.
- 1.1. April 2024
Table of Contents
Pada April 2024, mantan Presiden AS Donald Trump mengumumkan serangkaian kebijakan tarif baru yang luas, dengan tujuan untuk merestrukturisasi neraca perdagangan Amerika dan memulihkan industri manufaktur domestik. Langkah-langkah ini, yang digambarkan Trump sebagai deklarasi kemerdekaan ekonomi, mencakup tarif dasar untuk semua negara serta tarif tambahan yang bervariasi untuk setiap negara.
Trump berpendapat bahwa negara-negara lain telah lama memperlakukan AS secara tidak adil melalui penerapan tarif yang tidak proporsional pada impor AS. Sebagai tanggapan, ia mengusulkan penerapan tarif timbal balik, yang menyamakan tarif yang dikenakan negara lain pada ekspor AS. Misalnya, Trump mengumumkan tarif 25% untuk semua mobil buatan luar negeri yang berlaku efektif tengah malam.
Kebijakan tarif Trump telah memicu reaksi beragam. Sementara pendukung berpendapat bahwa tarif akan meningkatkan pendapatan pemerintah, menciptakan lapangan kerja, dan memacu pertumbuhan ekonomi, para ekonom memperingatkan bahwa tarif akan menaikkan harga bagi konsumen AS, meningkatkan biaya produksi bagi perusahaan-perusahaan AS, dan memicu pembalasan dari negara-negara lain.
Beberapa negara telah merespons kebijakan tarif Trump dengan menerapkan tarif balasan pada barang-barang AS. Misalnya, Uni Eropa mengenakan tarif pada barang-barang AS senilai US$ 28 miliar, termasuk kapal, wiski bourbon, dan sepeda motor. Kanada juga telah membalas dengan mengenakan tarif atas impor AS senilai lebih dari US$ 40 miliar.
Kebijakan tarif Trump telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi dampak negatif pada pertumbuhan ekonomi global. Moody's Analytics memperkirakan bahwa tarif saat ini mencakup barang senilai US$ 1,4 triliun dan telah mendorong tarif rata-rata AS untuk barang-barang impor ke tingkat tertinggi sejak Perang Dunia Kedua. Organisasi penelitian tersebut memperingatkan bahwa tarif akan mengurangi pertumbuhan ekonomi AS sebesar 0,6% selama beberapa tahun mendatang dan akan menyebabkan hilangnya 250.000 pekerjaan.
Selain tarif umum, Trump juga mengancam akan mengenakan tarif sekunder pada negara-negara yang membeli minyak Rusia jika Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menyetujui gencatan senjata dengan Ukraina. Dia juga mengancam akan mengenakan tarif pada produk farmasi dan chip komputer asing.
Pemerintahan Trump berpendapat bahwa tarif diperlukan untuk menekan pemerintah korup dan memaksanya untuk menindak tegas geng-geng Venezuela seperti Tren de Aragua, yang katanya aktif di AS. Namun, Trump kemudian mengisyaratkan bahwa dia mungkin akan melonggarkan rencana penerapan tarif ini, dengan mengatakan bahwa dia mungkin akan memberikan keringanan kepada banyak negara.
Kebijakan tarif Trump telah menjadi sumber kontroversi yang signifikan, dengan para pendukung dan penentang berdebat tentang potensi dampak ekonomi dan politiknya. Dampak jangka panjang dari kebijakan ini masih belum pasti, tetapi tidak diragukan lagi bahwa mereka telah mengubah lanskap perdagangan global.
Berikut adalah tabel yang merangkum beberapa tarif utama yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump:
| Negara/Wilayah | Tarif |
|---|---|
| China | 10-25% pada barang-barang tertentu |
| Uni Eropa | Tarif pada barang-barang AS senilai US$ 28 miliar |
| Kanada | Tarif atas impor AS senilai lebih dari US$ 40 miliar |
| Semua negara | Tarif dasar 10% pada hampir semua barang impor |
- Tragis! Bocah Garut Raib Ditelan Ombak Pantai Sayang Heulang Sayang Heulang Berduka: Bocah Hilang Saat Asyik Berenang Maut Mengintai di Pantai Sayang Heulang, Bocah Jadi Korban Arus Deras Liburan Berujung Duka: Bocah Terseret Arus di Pantai Garut Ombak
- Contraflow Japek Selesai: Jakarta Bebas Macet (Sementara)? Tol Japek Kembali ke Setelan Pabrik: Contraflow Dicabut, Lalu Lintas Lancar! Akhir dari Contraflow Japek: Jakarta Bernapas Lega? Contraflow Japek Dihentikan: Pertanda Baik atau Sesaat Saja? Bye-bye Contraflow! Tol Japek
- Jembatan Ambruk, 115 Keluarga di Sultra Terjebak: Bantuan Mendesak! Banjir Sultra Putuskan Akses: Ratusan Warga Pasampang dalam Kondisi Terisolasi! Desa Pasampang Lumpuh Total: Jembatan Hancur Diterjang Banjir, Warga Terancam! Sultra Darurat
Terima kasih telah menyimak trump gebrak meja lagi indonesia gigit jari kena tarif impor 32 perang dagang jilid baru trump sasar indonesia dengan kenaikan tarif selangit indonesia jadi target baru trump tarif impor naik ekonomi terancam trump pilih kasih indonesia jadi korban kenaikan tarif impor as dalam politik internasional, ekonomi, perdagangan internasional ini sampai akhir Saya harap Anda menemukan sesuatu yang berguna di sini kembangkan potensi diri dan jaga kesehatan mental. Sebarkan pesan ini agar lebih banyak yang terinspirasi. cek artikel lainnya di bawah ini.
✦ Tanya AI